Image

Sistem Informasi Perusahaan adalah sistem berbasis komputer yang dapat melaksanakan semua tugas standar bagi seluruh unit organisasi secar terintegrasi dan koordinasi. Sistem informasi ini ada karena perangkat keras komputer yang penuh daya dan realatif murah, perangkat lunak sistem manajemen database yang canggih yang kebetulan organisasi memanfaatkan data di seluruh proses bisnisnya. Banyak pendiri industri komputer tidak dapat membayangkan dampak yang dibuat teknologi informasi pada pengambilan keputusan manajerial. Selama komputer dan perangkat lunak terus meningkat dayanya dan semakin murah, para manajer harus melihat ke masa depan dan mempersiapkan organisasi mereka untuk memanfaaatkan kemajuan teknologi

Kebutuhan atas sistem informasi perusahaan begitu besar sehingga suatu industri baru telah berkembang untuk menyediakan perangkat lunak ERP untuk mendukung sistem tersebut. Industri ini sudah besar dan berkembang sangat pesat. Perangkat lunak yang dihasilkan oleh industri ini khusus dan sangat mahal untuk dikembangkan. Lima perusahaan mendominasi industri ini. Yang terbesar SAP, sam dengan gabungan empat penjual lain.

Beberapa proyek sistem informasi perusahaan gagal. Hasil ini bisa sangat membebani perusahaan karena begitu besarnya jumlah uang dan usaha manusia yang diperlukan untuk menerapkan  sistem informasi perusahaan itu. Namun, manfaat potensialnya begitu besarnya sehingga  organisasi yang telah gagal sering memulai prosesnya lagi.

 

            Sistem Informasi Perusahaan disebut juga EIS ( Enterprise  Information System). Tujuan dari EIS (Enterprise Information System) yaitu mengumpulkan dan menyebarkan data ke seluruh proses yang terdapat di sebuah organisasi, menyediakan data yang digunakan manajer untuk membuat sebuah keputusan dalam merencanakan dan mengendalikan proses bisnis, menyediakan pengawasan dan penelusuran di tingkat perusahaan yang efektif dan tepat waktu, mem-filter, meng-compress, dan menelusuri data dan informasi penting. Di dalam sistem informasi perusahaan terdapat 3  sistem yaitu :

 

  1. Executive Information Systems (EIS)

Merupakan suatu kombinasi antara  Management Information Sistem (MIS) dengan Decision Support Sistem (DSS)dan AI untuk membantu pihak eksekutif dalam mengidentifikasikan dasar suatu masalah dan mencari jalan keluarnya. EIS juga menyediakan  informasi  bagi eksekutif mengenai kinerja perusahaan dari berbagai sudut pandang, Juga memberikan suatu gambaran yang fleksibel dan mudah dimengerti oleh pihak eksekutif dalam melihat sumber masalah dan jalan keluarnya.

 

EIS ini memberikan suatu kemudahan bagi pihak eksekutif untuk menyediakan akses yang cepat ke informasi-informasi yang terjadi saat itu dan akses langsung pada laporan-laporan manajemen.EIS ini sangat mudah digunakan, dilengkapi dengan tampilan. Satu jenis dari manajemen informasi sistem dimaksud untuk memudahkan dan mendukung keterangan dan pembuatan keputusan kebutuhan dari eksekutif senior dengan menyediakan kemudahan akses terhadap keduanya internal dan eksternal keterangan relevan untuk bertemu gol strategis dari organisasi. ini biasanya dipertimbangkan sebagai satu bentuk dikhususkan dari satu sistem mendukung keputusan (DSS).

 

Sifat EIS

  1. Disesuaikan dengan pemakai eksekutif perseorangan
  2. mengekstraksi, menyaring dan menangkap data yang sangat penting
  3. Memberikan akses status online
  4. mengakses dan memadukan jangkauan data internal dan eksternal yang luas
  5. bersifat user friendly
  6. digunakan langsung oleh eksekutif tanpa perantara
  7. menampilkan informasi grafik tabular dan tekstual

 

  1. Executive Support Systems (ESS)

Memiliki arti yang sama dengan EIS namun demikian istilah “Sistem Penunjang Eksekutif (ESS) biasanya mengacu pada systems yang memiliki set kemampuan yang lebih besar daripada EIS. Sementara istilah EIS mempunyai konotasi memberikan informasi, sedangkan istilah ESS berkonotasi memberikan kemampuan dukungan yang lain memberikan informasi. Di sisi lain, ESS  mempunyai kemampuan lebih dari EIS. ESS menyangkut juga sistem komunikasi, otomatisasi kantor, dukungan analisis, dan intelejensia.

            Sistem komunikasi sangat dibutuhkan oleh top ekskutif. Dalam ESS, sistem komunikasi    dapat mengirim atau menerima e-mail, mengirim laporan untuk mendapatkan perhatian        seseorang, memanggil rapat, atau memberikan komentar ke suatu kelompok diskusi di             Internet.

            Sifat ESS

  1. Memberi dukungan kepada komunikasi elektronik. (contoh : Email, Computer Conferencing)
  2. Mempunyai kemampuan analisis data. (contoh : Sistem Penunjang Keputusan, Bahasa Query, Spreadsheet)
  3. Mempunyai alat pengorganisasi (contoh : Electronic Calendar)

 

  1. Enterprise Information Systems (EIS)

EIS (Enterprise Information System) adalah platform teknologi yang bisa menyatukan semua informasi dari berbagai bagian menjadi satu informasi secara logical, sehingga perusahaan/organisasi mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan mudah. Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah database. Sistem Informasi Perusahaan memberikan akses ke informasi skala perusahaan yang diperlukan oleh individu untuk melakukan tugas-tugas mereka. Sistem Informasi Perusahaan saat ini mengakumulasi seluruh data transaksi akuntansi dari bagian manufaktur, penjualan, pembelian, sumber daya manusia, dan berbagai fungsi bisnis lain.

terdapat beberapa contoh dari EIS yaitu :

 

–          ERP (Enterprise Resource Planning) adalah sistem yang memungkinkan manajemen atas seluruh sumber daya manufaktur (MRP) yang berasal dari area manufaktur. Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan seluruh sistem informasi mengenai berbagai proses   di dalam batas perusahaan dikonsolidasi.

–          ERM (Enterprise Risk Management) merupakan suatu proses untuk mengelola resiko-resiko perusahaan secara menyeluruh (farm-wide basis) yang dihadapi perusahaan.

–          CRM (Customer Relationship Management) merupakan suatu pendekatan sistematis dalam memanfaatkan informasi dan komunikasi untuk membangun hubungan yang berkesinambungan dan saling menguntungkan dengan pelanggan.

–          SCM (Supply Chain Management) merupakan sebuah proses yang kompleks yang memerlukan koordinasi banyak kegiatan sehingga pengiriman barang dan jasa dari pemasok sampai ke pelanggan dilakukan secara efisien dan efektif bagi semua pihak yang terkait.

 

Sifat EIS

 Kualitas informasi

–          Flexible

–          Menghasilkan informasi yang benar

–          Meghasilkan informasi berkala

–          Meghasilkan informasi relevant

–          Menghasilkan informasi yang komplet

–          Menghasilkan informasi yang valid

 

User Interface

–          Mempunyai GUI yang bagus

–          User Interfacenya harus user friendly

–          Memungkinkan acces yang aman ke informasi

–          Dapat diakses dari banyak tempat

–          Menyediakan cara pengaksesan informasi yang cepat dan mudah

 

Sistem informasi perusahaan membutuhkan pengeluaran modal yang besar dan harus dievaluasi dengan cara yang sama  seperti investasi besar lain yang akan dilakukan oleh organisasi. Kegagalan sistem informasi perusahaan mencakup proyek yang ditinggalkan sebelum penerapannya, sehingga organisasi kembali menggunakan sistem informasi perusahaan terdahulu.