Pernakah anda melintasi jalan raya di jakarta pas jam sibuk pastinya pernah. Gimana rasanya pasti sangat menjengkelkan terjebak macet, itu hal yang selalu dirasakan setiap kita melewati jalan raya di jakarta pas jam sibuk. Banyak dari presepsi orang-orang bahwa kemacetan disebabkan oleh banyaknya kendaraan pribadi tetapi ada pendapat lain yang menyatakan bahwa buruknya jasa transportasi di Indonesia mengakibatkan  banyak orang yang lebih memilih memakai kendaraan pribadi. kalau sudah begini  berarti siapa yang harusnya bertanggung jawab  pastinya pemerintah, karena tidak berhasil membangun transportasi yang baik bagi masyarakat.

Kenapa pemerintah tidak berasil membangun transportasi, peyebab utamanya dikarnakan minimnya anggaran untuk membangun transportasi. Bayangkan saja dengan Negara lain yang mempunyai banyak jasa transportasi ada monorel dan kereta bawah tanah. Bandingkan dengan di Indonesia mono rel  dan kereta bawah tanah sebetulnya sudah dikerjakan dari dulu proyeknya tetapi tidak sampai selesai dikarnakan masalah dana yang tidak mencukupi.

Sebetulnya kemacetan itu bisa dengan mudah diatasi caranya semua orang harus menggunakan transportasi umum. Tetapi banyak orang dengan berbagai macam alasan tidak mau menggunakan transportasi umum contonya tidak aman dan tidak semua armada dilengkapi ac. Jika anda bayangkan menggunakan jasa kereta seperti dinegara jepang dengan sistem yamg sangat aman.  sehingga anda bisa memainkan psp atau nitendo ds anda tanpa menghawatirkan ada yang menodong,  Tetapi itu hanya ada diluar negeri.

Akan tetapi jika kita pikirkan bahwa tidak amannya transportasi di Indonesia seperti pencopet, penodong, sampai penghipnotis. berkaitan sekali dengan pendidikan yang mahal sehingga tidak terjangkau oleh masyarakat menengah kebawah dan banyak dari mereka sulit mencari pekerjaan. Disebabkan oleh itu sehingga mereka banyak yang menjadi pengamen, pencopet, penodong, penghipnotis dikarnakan tuntutan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.